Dunia balita merupakan dunia yang sangat penting. Masa itu, anak-anak mulai memiliki rasa ingin tahu tentang segala hal yang mereka lihat dan mereka rasakan.

“Cara terbaik untuk memenuhi rasa ingin tahun dan kemauan untuk belajar adalah bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain,” tutur Sie Pendidikan dan Pengajaran TK Mini Pak Kasur, Yoedha Soewondo, pekan lalu.

Bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain, kata Yoedha, adalah sistem pendidikan yang diterapkan oleh tokoh pendidikan nasional, Pak Kasur (alm). TK Mini Pak Kasur memadukan cara mengajar Pak Kasur dengan kurikulum yang diberikan pemerintah.

Cara belajar di TK Pak Kasur antara lain melalui lagu-lagu, alat peraga dengan bahan-bahan sederhana dan ramah lingkungan, serta permainan yang dibuat dan diberikan kepada anak.

“Hal itu bertujuan untuk mengembangkan kemauan, keterampilan, kemampuan, dan kerja sama atau disebut 4K,” katanya.

“Sementara itu upacara hormat bendera yang dilakukan setiap pagi sebelum dimulainya sekolah bertujuan menanamkan rasa kebangsaan sejak dini kepada anak, dan melatih anak untuk berani tampil menjadi Komandan Upacara sehingga tidak malu atau gugup. Pada intinya untuk menanamkan rasa percaya diri pada anak,” tambahnya.

Saat ini, pengenalan bahasa Inggris dan komputer juga telah dilakukan di TK Pak Kasur. Meskipun demikian, Yoedha menolak jika hal itu dikatakan sebagai kegiatan belajar. “Kami menyebutnya mengenal, bukan belajar, sehingga tidak ada kewajiban untuk lulus,” katanya.

Sering dianggap kuno karena tidak ada pengajaran baca tulis hitung (calistung) serta baru memperkenalkan bahasa Inggris, Yoedha mengungkapkan TK Pak Kasur tak ambil pusing dengan stereotipe tersebut.

“Kami melihatnya inilah kemampuan usia lima tahun ke bawah. Kami mengikuti perkembangan zaman,tetapi hal itu mesti sesuai dengan tumbuh-kembang anak,” katanya menegaskan.

Saat ini, ada empat tingkatan kelas di TK Mini Pak Kasur, yakni Kelas Gelatik (Kelompok Bermain A, usia 2-3 tahun), Kelas Parkit (Kelompok Bermain B, usia 3-4 tahun), Kelas Ketilang (Kelompok TK A, usia 4-5 tahun), dan Kelas Cendrawasih (Kelompok TK B, usia 5-6 tahun). TK ini juga menerima anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Sebelumnya, Yayasan Setia Balita mengelola lima cabang TK Mini Pak Kasur, yakni Cabang Jakarta Pusat, Cabang Jakarta Selatan, Cabang Jakarta Timur, Cabang Bekasi, dan Cabang Pamulang. Saat ini, sudah dibuka yakni Cabang Bogor yang terletak di Jl.KH. Sholeh Iskandar No.2 Cimanggu Permai, Bogor.

 

Sumber: republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *